Gelar Rutinan Doa Bersama Tolak Balak di Makam KH. Abdul Jalal Tradisi Rebo Pungkasan

Religi/Agama 15 Oct 2026 11:21 • 2 min read • 11 views • By SATRIYA, ST
Gelar Rutinan Doa Bersama Tolak Balak di Makam KH. Abdul Jalal Tradisi Rebo Pungkasan
Gelar Rutinan Doa Bersama Tolak Balak di Makam KH. Abdul Jalal Tradisi Rebo Pungkasan

SURABAYA, mediasurabaya-news.com - Paguyupan Mejicom Sakti gelar doa bersama di makam Kh.abdul Jalal yang ada di TPU makam Putat gede /Jarak Surabaya. kembali menggelar tradisi Bulanan Rebo Pungkasan atau Rebo Wekasan, yang jatuh pada Hari Rabu terakhir Bulan ini

Tradisi Rebo Pungkasan merupakan warisan budaya Islam-Jawa yang telah berlangsung turun-temurun. Dalam kepercayaan masyarakat, hari tersebut diyakini sebagai hari turunnya bala / musibah, sehingga diisi dengan kegiatan ibadah rutinan seperti ini untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

Pembacaan Doa Tolak Bala dan Surat Yasin dan tahlil berjamaah di pimpin Gus Muhadi serta doa Jawa yang di pimpin sesepuh Toko sipirituwal yang biasa di sapa Mbh Lan di lanjut Romo Cahyo juga menambahkan tembang Singgah Singgah lanjut Tembang Jamus kalimosodo yang di pimpin Ki Brojo Geni , dan dilanjut dengan makan bersama sebagai wujud syukur.

Ketua lek Joko Sat Set biasa di panggil lek Joko di selah Selah acara  menyampaikan bahwa esensi dari Rebo Pungkasan bukanlah mempercayai adanya hari sial, melainkan momentum untuk meningkatkan ketakwaan.

"Dalam Islam tidak ada hari sial. Semua hari baik. Rebo Pungkasan ini kita jadikan sebagai pengingat agar kita lebih banyak berdoa, lebih banyak sedekah, dan lebih dekat kepada Allah. Ikhtiar tolak bala adalah bentuk tawakal Dan Doa bersama seperti yang di adakan pada hari ini ," ujarnya.

Ki Hartono CEO sapaan sehari hari dan juga Salah satu donatur acara pada malam ini dirinya banga melihat ke kompakan para anggota Budaya yang mana telah datang memenuhi Undangan acara malam ini Semoga langka parah Anggota Bisa menjadi ladang pahala kelak menuju Surga nya Aamiin.

Kegiatan ini diikuti oleh beberapa toko spiritual dan warga sekitar yang ada di Surabaya  mulai dari  sesepuh desa hinga para Angota Budaya  acara berjalan  dengan khidmat. Selain sebagai ritual spiritual, Rebo Pungkasan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan gotong royong antar warga.

Dengan adanya tradisi ini, diharapkan seluruh warga diberikan kesehatan, keselamatan, dijauhkan dari segala musibah, serta diberikan rezeki yang berkah dan melimpah.Pungkas. (MUIS)

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp