OPM Berulah Lagi di Tanah Mutiara Hitam dengan Menembak Warga Sipil
OPM Berulah Lagi di Tanah Mutiara Hitam dengan Menembak Warga Sipil
PAPUA, mediasurabaya-news.com — Sebuah kisah memilukan kembali terjadi di tanah Papua. Seorang supir berkebangsaan asal Toraja dilaporkan tewas dieksekusi oleh Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), setelah sebelumnya dipaksa merekam video pernyataan dukungan terhadap gerakan mereka.
Korban yang berprofesi sebagai pengemudi kendaraan barang itu diduga dihentikan dan ditahan oleh kelompok bersenjata saat melintas di jalur yang rawan. Sebelum peristiwa mematikan itu, ia dipaksa menyampaikan pernyataan dukungan kepada OPM di depan kamera.
Alih-alih dilepaskan setelah memenuhi permintaan tersebut, korban justru dihabisi secara kejam. Tindakan ini memicu kemarahan luas di masyarakat, dinilai tidak manusiawi dan sekadar alat untuk kepentingan propaganda kelompok bersenjata.
Keluarga korban yang berada di kampung halaman di Toraja dilaporkan sangat terpukul. Pemerintah dan pihak berwenang didesak segera menindak tegas pelaku serta mengamankan jalur transportasi agar tidak ada lagi warga sipil yang menjadi korban kekejaman serupa. (RUDIK-PAKAL)
Recent Articles
•
Motor Raib Saat Pemilik Hendak ke Sawah, Residivis 18 Tahun Dibekuk di Tuban
•
Misteri Pembacokan Jembatan Jagir, Polisi Dalami Kasus dan Tim Gabungan Sisir Sungai
•
800 Cemara Ditanam di Pantai Tuban, Polresta dan PSHT Bicara Komitmen, Bukan Sekadar Seremoni
•
800 Cemara Ditanam di Pantai Tuban, Polresta dan PSHT Bicara Komitmen, Bukan Sekadar Seremoni
•
Gerakan SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah Satukan Komunitas Lintas Iman untuk Aksi Keadilan Iklim
•
Putusan Majelis Hakim Sepihak, Tidak ada Barang Bukti A.A Ngurah Darmawan di Vonis 18 Bulan. Kuasa hukum Ajukan Banding dan Persoalkan Barang Bukti, Sengketa Subak Kerdung
•
SMKN 2 Pacitan Gelar Kegiatan Peduli Masyarakat “GERBANG SEHAT” di Desa Kebonagung
•
Polisi Logo Sekolah di Tuban, Bentengi Pelajar dari Perundungan Hingga Judi Online
•
Ingatkan Solidaritas Pers, Ketum KJN Minta Anggota Kedepankan Klarifikasi Ketimbang Prasangka
•
Memahami Dinamika SMKN 1 Donorojo, Kepala Sekolah Berikan Klarifikasi, Kepentingan Siswa Tetap Utama
Popular Articles
•
Permasalahan Parkir SSB dalam RDP di DPRD Kota Surabaya Ditemukan Pelanggaran pada Perizinan yang Belum Dimiliki oleh Restoran SSB.
•
GASPOL Tiga Hari Mengubah Masa Depan! Festival Budaya, Bursa Kerja dan UMKM Targetkan 10.000 Pengunjung
•
Kepala SMPN 6 Surabaya Klarifikasi Perihal Viralnya Pemberitaan Penjualan Arsip Negara
•
Ormas SATRIA Mengingatkan Walikota Surabaya Tidak Sekedar Menyalahkan Jukir Tetapi Juga Berbenah di Instansi Terkait Terkait Parkir Non Tunai.
•
Potret Pendidikan Surabaya Ada Apa dengan SMK Kesehatan Nusantara Surabaya ?